"Think Global, Act Local" telah menjadi konsep yang digunakan banyak pihak. Tak terkecuali perusahaan bermerek global. Lihatlah, 'aksi lokal' produsen minuman kola ini mengusik hati. Hati saya, maksudnya. :) Ikon-ikon Yogya dipasang dalam desain bak truk. Meskipun dilengkapi aksara hanacaraka (berbunyi "Yogyakarta Jogjakarta"), saya lebih merasa desain ini sebagai iklan merek yang dimaksud, daripada mempromosikan kota.
Jadi, 'think global'-nya? Pengukuhkan kesadaran konsumen atas merek. Mengunjungi Keraton, singgah di Prambanan, atau menikmati pemandangan Gunung Merapi, takkan lengkap tanpa menenggak minuman kola. Wisata boleh lokal, citra diri tetap global. Ini tafsir usil saya. :p
Batas lokal-global semakin samar, berkat kemajuan teknologi dan perkembangan informasi. Di masa mendatang, mungkin saya harus menyiapkan diri dengan iklan-iklan semacam ini.
---
Foto diambil di Seturan, Sleman, Yogyakarta, pada Desember 2011.